- Tema : Banjir Manado 2014
- Lokasi : Manado, Tomohon, Minahasa Utara , sulawesi utara
- Waktu : Rabu sekitar pukul 11.55 WIB.
- Dampak Negatif : Banjir bandang ini menimpa 4 wilayah di Sulawesi Utara, yaitu Manado,
Tomohon, Minahasa, dan Minahasa Utara dengan wilayah terparah terkena
dampak banjir bandang di Manado.Banjir bandang menyebabkan puluhan ribu orang menjadi korban banjir bandang dan melakukan pengungsian akibat banjir bandang.Banjir Bandang ini juga mengakibatkan puluhan ribu rumah mengalami kerusakan. Selain itu, banjir bandang menyebabkan kerusakan pada sarana dan prasarana di wilayah yang terkena bencana. Banjir bandang ini juga disusul terjadinya longsor yang mengakibatkan kerugian dengan perkiraan sebesar 1,8 triliun Rupiah.
- Solusi : Menanami daerah-daerah resapan. Daerah resapan air
termasuk kawasan lindung*. Yang dinamakan daerah resapan adalah daerah
yang saat hujan turun, tanah di bawahnya dapat menyerap air itu agar
tidak terjadi aliran permukaan (surface run-off). Dengan mengubah permukaan puncak bukit menjadi semen, tanpa
pepohonan, maka seberapa air yang tidak bisa diserap, dan mengalir di
permukaan, lalu menjadi banjir. Dengan menanami bukit-bukit itu, tanah
kembali memiliki kemampuan daya serap sehingga air dapat terserap.
Secara alami, akar pepohonan bahkan rumput dapat mengurangi aliran air
permukaan. Maka, dengan menanam pohon dan tumbuhan lain, banjir dapat
dikurangi.Perhatikan daerah aliran sungai (DAS). Daerah ini
sangat penting, dan menurut Keppres no 32 tahun 1990 mengenai kawasan
lindung, DAS merupakan kawasan lindung, dan tidak boleh ada perusakan di
kawasan lindung. Jika DAS ini rusak maka tanah di kanan kiri sungai
akan terbawa air, kemudian akan mengendap di dasar sungai. Hal itu
berarti pendangkalan badan sungai yang dapat mengakibatkan banjir.
Langkah lain mengenai DAS adalah naturalisasi. Naturalisasi adalah
pembuatan kembali bentuk sungai secara buatan(retarding basin=daerah
parkir air). Langkah ini pernah terjadi pada sungai Rhein di eropa
karena dilakukan pelurusan sungai. Sungai dibuat berkelok kelok sehingga
arus sungai dapat diredam dan tidak merusak tepi sungai. Pembetonan
juga akan mengakibatkan percepatan aliran sungai sehingga sedimentasi
juga lebih mudah terjadi.
- Tanggapan : Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Kementerian Sosial
mengupayakan dan memberikan bantuan kepada korban banjir bandang dengan
memberikan bantuan sandang dan pangan serta bantuan obat-obatan baik
dari pusat maupun daerah.
Penyebab :Banjir bandang ini disebabkan hilangnya hutan dan sungai-sungai kecil di sekitar Manado,
serta rusaknya daerah resapan akibat pembangunan kota yang serampangan
menyebabkan sejumlah sungai di Manado tak mampu lagi menahan debit air
hujan. Selain itu banjir bandang ini diperparah, karena air laut yang
sedang pasang.